Islamic Clock

Senin, 09 Desember 2013

MarketGlory - Game Simulasi Bisnis Online

MarketGlory memang adalah sebuah game online bertema simulasi bisnis. Tapi yang membedakan MarketGlory dengan game game online sejenisnya adalah - Dalam MarketGlory, virtual profit atau keuntungan virtual yang anda dapatkan ketika bermain bisa dikonversikan menjadi UANG SESUNGGUHNYA.

Pertanyaan, bagaimana bisa sebuah keuntungan virtual diubah menjadi uang sungguhan? Berbeda dengan game online lainnya, dimana anda mengeluarkan uang dalam bentuk voucher game HANYA untuk membeli virtual currency yang akan digunakan untuk bermain - Dalam MarketGlory uang yang didepositokan oleh para pemain tetap menjadi uang sesungguhnya walau ada sedikit modifikasi dalam bentuk dan nilainya.

Karena MarketGlory adalah sebuah game bertema simulasi bisnis - Uang yang didepositokan pemain untuk membuka perusahaan misalnya, akan tetap berputar dalam dunia virtual sebagai uang sesungguhnya. MarketGlory menciptakan sebuah dunia bisnis virtual dengan yang memungkinkan terciptanya kondisi bisnis dan perekonomian hampir sama persis dengan yang terjadi di dunia nyata.

Ambillah contoh:

Jika anda ingin membuka sebuah usaha di dalam dunia nyata, sebuah usaha pertanian misalnya. Berapa modal yang anda butuhkan? Modal untuk membeli tanah yang akan menjadi lahan pertanian? Membeli pupuk dan benih tanaman? Membayar buruh tani dan lain lain? Tentu anda akan mengeluarkan cukup banyak uang untuk itu! Apalagi harga tanah yang terus meningkat.

Di MarketGlory anda juga bisa membangun sebuah usaha pertanian. Anda bisa membeli sebuah lahan pertanian, menyewa pekerja dan kemudian menjual hasil panennya ke pada pemain lain. Memang lahan pertanian di MarketGlory bukan dalam bentuk fisik, hasil panen yang didapatkan pun bukan bentuk fisik - tetapi nilai jual hasil panen tersebut memiliki nilai UANG dalam arti yang sesungguhnya. Mengapa? Karena anda harus membayar sebesar10 Euro untuk membuka sebuah lahan pertanian, anda harus lagi mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar pekerja (pemain lain) untuk menghasilkan produk siap panen. Dan uang yang anda keluarkan ini tetap memiliki nilai uang yang sesungguhnya.

Jumlah uang yang anda keluarkan sebagai modal untuk membuka usaha pertanian ini jumlahnya tentu tidak sebesar ketika anda membuka usaha pertanian di dalam dunia nyata. MarketGlory menciptakan sebuah dunia mini, sama persis dengan dunia yang kita tempati sehari hari.

Dan karena banyaknya pemain yang bergabung dari seluruh dunia, melakukan deposit uang untuk membuka usaha atau perusahaannya masing masing, MarketGlory mampu menciptakan sebuah pasar virtual sebuah system perekonomian tersendiri - ketika proses transaksi antar pemain terjadi di dalamnya - semisal pengusaha makanan membeli produk pertanian anda dan kemudian menjual produk makanannya kembali kepada anda dan juga seluruh pemain MarketGlory lainnya ... di sinilah proses ekonomi tercipta, proses transaksi jual beli yang SAMA PERSIS dengan kondisi dunia nyata.

SALAH KAPRAH PEMAIN INDONESIA!

Sebagian besar pemain MarketGlory Indonesia datang dengan mindset - ini adalah sebuah game penghasil uang, memang tidak salah! MarketGlory memang bisa menjadi sebuah sarana menghasilkan uang - yaitu ketika anda sukses menjalankan bisnis atau perusahaan yang anda bangun di dalamnya. tapi MarketGlory bukanlah semacam program penghasil uang yang banyak beredar di Internet .. lakukan ini .. lakukan itu .. dapat uang dengan mudah. PRET!

MarketGlory adalah sebuah game simulasi bisnis - sebuah game yang setiap kejadian atau perubahan ekonomi ditentukan oleh cara bermain, strategi dan taktik khusus yang ditetapkan oleh pemain. Apa yang anda lakukan akan memberikan efek perubahan besar atau kecil ke dalam lingkungan virtual game yang dinamis. Seorang pengusaha bisa mendapatkan laba atau keuntungan ketika taktik atau strategi yang diterapkan berhasil, sebaliknya bisa juga malah mendapatkan kerugian ketika dia salah ambil strategi. Sekali lagi, SAMA PERSIS jika anda menjalankan bisnis dalam dunia nyata.

Dalam skala besar, karena permainan MarketGlory ini menempatkan masing masing pemain berdasarkan domisili atau tempat tinggalnya di dunia nyata (pemain senegara). Maka apa yang dilakukan oleh para pemain di negara tersebut akan memberikan efek baik dan buruk terhadap perekonomian negara digital mereka.

Krisis Ekonomi bisa saja terjadi ketika para pemain dalam satu negara tidak bekerja sama dalam memajukan perekonomian lokal negaranya. Ketika para pemain - baik itu pengusaha atau pekerja dengan segala cara saling berusaha rebutan siapa cepat mendapatkan profit sebanyak banyaknya dalam waktu singkat ... hal ini bisa membuat perekonomian negara memburuk dan kemudian kolaps. Dan ketika hal ini terjadi, bukan hanya satu atau dua pemain saja yang terkena dampak kerugian ... tapi seluruh pemain yang berada di dalam negara tersebut juga akan mengalami nasib sama ... RUGI!


Bekerja sama untuk kemakmuran bersama ... karena sekali lagi game ini bukan seperti game sejenis lainnya di mana anda bebas mengejar pengakuan sebagai satu satunya pemain terbaik, pemain tersukses dan sebagainya.

Play and try it now just click on here..  

Play MarketGlory

---- 
Dipublikasikan Oleh Palagan
Copyrighted Mahameru Spearhead 2013

Sumber : http://indonesia-mg.blogspot.com/2013/06/meluruskan-persepsi-bermain-di.html

Kamis, 28 April 2011

Raid

RAID merupakan kependekan dari “Redundant Array of Independent Disk”. Konsep RAID diciptakan untuk mendapatkan kapasitas yang lebih besar dan/atau Fault tolerance yang disebabkan oleh kerusakan Harddisk. Fault Tolerance adalah kemampuan dari suatu system untuk dapat tetap berfungsi meskipun mengalami kegagalan.
Fault tolerance dalam suati server dapat berupa:
• Redundant Power supply (power supply cadangan)
• Redundant FAN
• Online spare (Memory & HDD)
• Mirroring (Memory & HDD)
• RAID 1, RAID 5, dan RAID 6

RAID 0 (Disk Striping)
Disk Striping mengijinkan kita untuk menulis data ke beberapa Harddisk daripada menulis data ke satu Harddisk saja. Dengan Disk Striping, setiap Harddisk fisik akan dibagi menjadi beberapa elemen stripe (berkisar antara 8 KB, 16 KB, 32 KB, 64 KB, 128 KB, 256KB, 512KB, to 1024KB). Setiap bagian stripe dalam setiap Harddisk disebut strip.
Disk Striping dapat meningkatkan kinerja karena pengaksesan data diakses dengan lebih dari satu harddisk, sehingga lebih banyak spindle disk yang bekerja dalam melayani I/O data. Namun Disk Striping (RAID 0) tidak memiliki data redundancy / proteksi data terhadap kerusakan harddisk, karena semua data ditulis langsung apa adanya ke semua Harddisk.

Dari sisi kapasitas, maka RAID 0 kita dapat menggunakan 100% dari total jumlah kapasitas harddisk yang terpasang.
Contoh: 4 unit Harddisk 300GB RAID 0 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar
1.2TB
RAID 1 (Disk Mirroring)
RAID 1 (Disk Mirroring) bekerja dengan prinsip cermin, yaitu berpasang-pasangan dan identik antara satu dengan yang lainnya. Jadi dengan RAID 1, data yang ditulis ke satu Harddisk secara simultan ditulis juga ke Harddisk yang lainnya. Sehingga jika terjadi kerusakan 1 Harddisk pada RAID 1, system server masih memiliki data cadangan di harddisk yang lainnya. Dan pada saat Harddisk yang rusak diganti dengan yang baru, maka secara otomatis, harddisk pengganti yang baru dipasang akan melakukan sinkronisasi data dengan harddisk yang masih berfungsi (rebuilding) Keuntungan dari RAID 1 adalah data memiliki cadangan antara yang ada di harddisk yang satu dengan yang lainnya. Dan karena isi dari kedua Harddisk tersebut adalah identik, tidak jadi masalah harddisk yang mana yang boleh rusak selama pada suatu saat hanya satu Harddisk yang rusak, sampai proses sinkronisasi berikutnya selesai.

Dari sisi kapasitas, maka RAID 1 kita akan hanya memiliki kapasitas harddisk yang dapat digunakan sebanyak 50% dari total kapasitas Harddisk yang terpasang
Contoh: 4 unit Harddisk 300GB RAID 1 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar 600GB.
RAID 5 (Disk Striping with Distributed Parity)
Sesuai dengan namaya, cara kerja RAID 5 sama dengan cara kerja RAID 0, yaitu menggunakan disk striping.Yang membedakan anatara keduanya adalah Parity. Parity ini digunakan untuk pengecekan dan perbaikan kesalahan (error checking and correcting). Parity ini disebar di beberapa disk untuk menghindari pengurangan kinerja (Performance bottleneck) pada saat pembuatan parity. Jika Parity disimpan di satu harddisk saja, maka disebut RAID 3 (Disk Striping with Dedicated Parity). Dengan adanya parity ini, maka system RAID 5 tersebut akan tetap berfungsi jika ada salah satu harddisk dalam RAID 5 tersebut itu rusak. Dan harddisk yang rusak tersebut dapat harddisk yang mana saja selama berada dalam satu system RAID 5 yang sama. Karena parity ini berasal dari perhitungan matematik dari suatu beberapa pecahan data, maka, pada saat ada satu bagian pecahan data yang hilang/rusak, system RAID 5 dapat “mengetahui” pecahan data yang hilang tesebut dengan menghitung ulang parity dengan pecahan data yang lainnya.
Secara sederhana, parity bisa dianalogikan dengan perhitungan matematik sbb; 6 + 5 = 11. Dimana angka 6 & 5 adalah data, dan angka 11 adalah parity. Jika suatu saat angka (Harddisk) 5 mengalami kerusakan, maka system dapat menghitung ulang berdasarkan parity (angka 11), angka(Harddisk) apa yang hilang tersebut. Jadi data yang ada pada harddisk yang rusak, tetaplah rusak, hanya saja dengan bantuan parity maka data pada harddisk yang hilang tersebut dapat dihitung ulang kembali. Hal ini juga yang menyebabkan untuk RAID 5 mengalami kerusakan harddisk adalah sebanyak 1 harddisk saja pada suatu saat.Kembali dengan analogi matematik diatas, jika angka (Harddisk) 6 + 5 hilang, maka kemungkinan angka 11 didapat bisa memiliki banyak kemungkinan, seperti 2+9, 3 + 8, dst. komputer tidak dapat membuat suatu perhitungan yang tepat jika data yang tersedia memiliki banyak kemungkinan.

Dari sisi kapasitas, maka RAID 5 kita akan memiliki kapasitas harddisk yang dapat digunakan sebanyak (N-1) x Kapasitas HDD dari total kapasitas Harddisk yang terpasang, dimana N adalah jumlah Harddisk.
Contoh:
• 3 unit Harddisk 300GB RAID 5 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar 600GB.
• 4 unit Harddisk 300GB RAID 5 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar 900GB.
• 5 unit Harddisk 300GB RAID 5 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar 1.2TB, dst.
RAID 6 (Disk Striping with Dual Parity)
(*mulai didukung HANYA di PERC6 dan selanjutnya)
Dapat dilihat dari namanya, RAID 6 menggunakan cara kerja dan konsep yang sama dengan RAID 5 dari sisi penulisan data yang tersebar di beberapa hard disk. Yang membedakan antara RAID 6 dan RAID 5 adalah jumlah parity yang ditulis pada saat penulisan data. Jika RAID 5 menggunakan satu parity, maka RAID 6 menggunakan dua parity. Dengan menulis 2 parity, maka RAID 6 dapat mengakomodasikan kerusakan harddisk maksimal 2 unit pada saat yang bersamaan

Dari sisi kapasitas, maka RAID 6 kita akan memiliki kapasitas harddisk yang dapat digunakan sebanyak (N-2) x Kapasitas HDD dari total kapasitas Harddisk yang terpasang, dimana N adalah jumlah Harddisk.
Contoh:
• 4 unit Harddisk 300GB RAID 6 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar 600GB.
• 5 unit Harddisk 300GB RAID 6 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar 900GB.
• 6 unit Harddisk 300GB RAID 6 akan menghasilkan total kapasitas yang dapat digunakan sebesar 1.2TB, dst.
Sekian pembahasan tentang RAID, semoga bermanfaat.

Sumber :

indrie weblog